Artikel ini bukan untuk mengajari seseorang untuk melakukan kejahatan pembobolan kartu ATM tapi mengarah pada pengetahuan agar masyarakat tetap waspada terhadap modus kejahatan ini.
ATM (Anjungan Tunai Mandiri) adalah mesin yang digunakan untuk memudahkan para nasabah bank untuk melakukan transaksi keuangan dan setiap pemilik kartu ATM ini telah mempunyai Personal Identification Number (PIN) yang berbeda-beda.
PIN adalah sebuah angka unik yang digunakan untuk verifikasi ke sebuah account/rekening.
Untuk mengetahui bagaimana sih..para penjahat dapat membobol ATM hingga milyaran rupaih kepada ratusan nasabah? Maksud disini bukannya membongkar atau merusak secara fisik mesin ATM tapi membobol ATM dengan kecanggihan teknologi informatika.
Sebelumnya kita harus mengetahui bagaimana prinsip kerja ATM ini.
ATM mempunyai 3 komponen utama yaitu:
- Cash Dispenser yaitu mesin ATM itu sendiri yang sering dijumpai kalau kita masuk ke ATM.
- ATM Server yaitu sebuah komputer yang berisikan database nomor kartu ATM dan nomor PIN dari suatu bank. Letaknya terpisah dari mesin ATM, sehingga memerlukan media untuk mengirimkan data kartu yang dimasukkan dari mesin ATM ke ATM server, media yang digunakan adalah saluran internet berkecepatan tinggi atau ISDN/Leased Line.
- Pin Machine yaitu mesin untuk membuat atau meng-generate PIN yang berguna untuk melakukan verifikasi sebuah PIN
nah..begini kerjanya :
- setelah kartu ATM masuk ke mesin ATM atau Cash Dispenser diminta memasukan kode PINnya.
- kode PIN ini dikirimkan ke ATM server. ATM server mengecek PIN apakah sesuai atau tidak
- PIN Machine membantu ATM server dengan memberikan masukkan berupa variabel offset untuk memverifikasi apakah PIN benar atau tidak.
- Kemudian ATM sever memberi respon positif arau negatif, benar atau salah.
- ATM server juga membuat laporan yang akan dikirim ke bank, apakah duitnya sudah diambil, atau kartu ATMnya nyangkut dan lain-lain.
Berikut diagramnya :

Untuk membobol kartu ATM seseorang maka harus mengetahui kode PIN dan data-data nasabah karena ini adalah kunci dari pembobolan ATM tersebut. Banyak cara yang dilakukan para penjahat untuk mengetahui kode PIN seseorang yang akhir-akhir ini banyak sekali kasus pembobolan kartu ATM yang sangat meresahkan masyarakat.
Berikut adalah cara-cara atau teknik yang dilakukan untuk medapatkan kode PIN dan data nasabah:>>
Cara ini adalah metode lama yang digunakan oleh penjahat yaitu dengan menyumpal bagian mulut atau lubang ATM dengan lidi atau batang korek api atau sejenisnya sehingga kartu ATM menjadi tertelan karena panik maka nasabah akhirnya menelpon nomor call center yang tertera di mesin ATM, padalah nomor call center ini sebelumya telah ditempel dengan memakai stiker oleh para penjahat yang tentunya call center ini adalah palsu maka dengan leluasa para penjahat mengorek informasi data-data nasabah dan kode PINnya. wah...ada-ada saja..
>>
Akhir-akhir ini yang sangat meresahkan masyarakat, bobolnya kartu ATM disejumlah bank dengan ratusan nasabah, kerugian hingga milyaran rupiah yaitu dengan memakai
modus skimming yaitu dengan menggunakan
skimmer (magnetic card reade) dan kamera pengintai. Skimmer adalah alat untuk mendapatkan informasi yang disimpan di magnetic strip, seperti katu ATM kartu kredit dan lain-lain dengan cara kartu digesekkan ke alatnya.

Skimmer ini sangat sederhana, bisa dirangkai portabel, dan dijual bebas di pasaran.
Sedangkan kamera pengintai yang dipakai sangatlah kecil, disebut pin hole spycam. Lagi-lagi, barang ini juga dijual bebas di pasaran.
Karena ukurannya tipis memanjang, kamera itu bisa ditempel di mulut ATM mengarah ke tombol angka-angka untuk menuliskan PIN.
Skimmer biasanya dipasang oleh para pelaku dengan menempelkan pada bagian mulut atau lubang tempat di mana kartu ATM dimasukkan. Alat ini tidak mudah dikenali para nasabah karena alat ini dikemas dengan desain tertentu. Sedangkan kamera pengintai biasanya diletakkan pada bagian tertentu yang tidak dapat terlihat oleh para nasabah.
Skimmer ini dapat dihubungkan ke komputer sehingga data-data nasabah dapat terlihat tapi nomor PINnya masih berupa kode-kode tertentu sehingga dibutuhkan keahlian untuk meng-cracking PIN tapi dengan adanya kamera pengintai para pelaku dapat mengetahui kode PIN tanpa melakukan cracking PIN.
nah...setelah PIN dan data-data nasabah sudah diketahui maka informasi tersebut disalin ke dalam sebuah kartu ATM palsu atau biasa disebut kartu ATM bodong.
Lagi-lagi kartu ATM bodong ini juga dijual bebas di pasaran.
nah...kartu ATM bodong kini sudah dapat digunakan dengan mudah layaknya seperti kartu ATM yang asli.
Bobol deh..ATMnya.
Kalau sudah begini, siapa yang sebenarnya harus disalahkan? Pihak bank yang belum juga mengembangkan teknologi pada sistem keamanan layanan ATM miliknya ataukah para pelaku pembobol yang kini semakin cerdik dan juga memiliki teknologi canggih yang berada satu langkah di depan.
Maka agar tidak terjebak dalam kejahatan ini sebaiknya anda waspada seperti:- Sebelum menggunakan Mesin ATM lihat dahulu di mulut atau lubang ATM atau ada sesuatu kejanggalan di mesinnya tinggalkan saja, gunakan ATM yang lain.
- Jangan pernah memberikan nomor PIN kepada siapun juga
- Hindari mencatat PIN
- Untuk memasukan PIN gunakan tangan satunya untuk menutupi
- Jangan percaya siapapun untuk meminta anda menggesek kartu ATM anda pada sesuatu apapun
- Kalau bisa hindari penggunaan katu ATM untuk berbelanja karena skimmer bisa digunakan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
sumber : CBN, Surya co.id, "Hacking Internet Banking" Aat Shadewa.
jika anda menyukai artikel ini, mohon tulis komentarnya. terima kasih